Kemalezedine

ARTWORK
Karya instalasi lukisan Kemalezedine berangkat dari munculnya isu – isu seputar gejala fundamentalisme, khususnya kelompok fanatik Islam di Indonesia yang dipicu oleh peristiwa politik dalam beberapa waktu belakangan. Kemunculan tokoh-tokoh keagamaan terutama dari hari-hari ini banyak menggunakan identitas ke-arab-an terutama dari kelompok-kelompok yang disebut “Wahabian.” Identitas Islam (Arab) yang digunakan mulai dari penamaan, predikat atau panggilan (seperti “Habib”), penampakan, cara berpakaian , bahasa keseharian , hingga berbagai perhiasan , bahkan bentuk -bentuk arsitektur. Tak segan di dinding rumah-rumah mereka dihiasi dengan kaligrafi Arab atau silsilah yang mendekatkan kepada leluhurnya sebagai tokoh penting seperti para Khalifah di tanah Arabia. Bahkan tak segan menunjukan bahwa ada garis keturunan dengan sosok Nabi Muhammad SAW. Identitas ke-Arab-an ini menjadi gejala yang kemudian diangkat oleh sang seniman dengan menggambarkan dirinya atau menjelma menjadi “tokoh-tokoh” atau para leluhur tersebut atau semacam fetisisme. Kecenderungan ini menjadi gejala penyucian, legitimasi diri bagi kelompok tersebut di dalam kehidupan masyarakat muslim.
Bloodline #1
Variable dimensions | Mixed media installation | 2019


Bloodline #2
Mixed media installation | Variable dimensions | 2019


Bloodline #3
Variable dimensions | Mixed media installation | 2019